Tahun 2017 ini saya diperhadapkan pada proses penyelesaian Studi,
dimana dalam proses ini termasuk salah satunya adalah Penyusunan Proposal
Tesis. dalam proposal tesis ini saya mengangkat pembahasan mengenai
Usaha Kesehatan Sekolah. Tepat nya 22 maret 2017 saya memaparkan proposal ini
dihadapan Prof. Andi Ikhsan, Dr. Jamaluddin selaku Penasihat Akademik dan Dr.
Syahruddin Saleh serta Dr. Suwardi selaku penguji. Perasaan tegang mungkin
terbilang mendominasi padahal untuk presentasi dan berbicara di depan umum
sudah sering dilatih sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.
Usaha Kesehatan Sekolah mungkin terdengar sedikit aneh jika
dibahas oleh seorang mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani dan olahraga. Secara sederhana
jika berbicara mengenai UKS itu erat kaitan nya dengan trias UKS yaitu
Penyelenggaraan Pendidikan Kesehatan, Penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan
Pembinaan lingkungan Kehidupan Sekolah Sehat, baik fisik, mental,
sosial. Perlu juga diketahui bersama bahwa UKS ini merupakan program yang
diselenggarakan di sekolah dengan dinaungi oleh 4 kementrian diantaranya
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Agaman, Kementrian Kesehatan
dan Kementrian dalam Negeri.
Untuk
memilih UKS sebagai tema Proposal tesis juga bukan hal yang mudah dan tentunya
seperti yang kita ketahui bersama bahwa perlu ditunjang oleh latar belakang
yang jelas. Kondisi ideal nya begini, UKS diadakan dengan tujuan untuk
meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan
meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik dan
menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga’ memungkinkan
pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan
manusia Indonesia seutuhnya (Pedoman Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan
Sekolah, 2012 : 4). Dalam mewujudkan tujuan ini tentunya banyak program yang
mesti dilakukan dalam lingkungan sekolah. Pemerintah telah mengatur
program-program dan monitoring serta evaluasi nya dalam suatu bentuk Buku
Pedoman dan Pemngembangan Usaha Kesehatan Sekolah akan tetapi hal ini tidak
secara untuh dapat dijalankan di berbagai sekolah di Indonesia.
Pemandangan
ruangan UKS memang banyak ditampilkan di sekolah-sekolah namun bisa dikatakan
sebagai bentuk formalitas. Saya ajak teman-teman untuk melihat dimana korelasi
nya aktivitas fisik dengan Usaha Kesehatan Sekolah. UKS tujuan ssederhana nya
adalah siswa yang sehat. Untuk siswa bisa dikatakan perlu dimasukkan dalam
kesehatan Dinamis. Kesehatan dinamis merupakan derajat kesehatan yang
diperlukan untuk dapat bergerak dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Nah untuk
memperoleh Kesehatan Dinamis sudah menjadi menu utama adalah Aktivitas Fisik. Jadi
dalam hal ini UKS sebagai program pemerintah perlu memasukkan muatan Aktivitas
Fisik dalam keberadaan nya di sekolah-sekolah.
Manfaat
dari aktivitas fisik untuk siswa-siswa diantaranya menunjang kebugaran dan
kesehatan dinamis peserta didik, disamping itu juga mendukung perkembangan otak
dan fokus pembelajaran peserta didik itu sendiri. Dengan melakukan aktivitas
fisik setiap peserta didik dapat juga memperoleh perasaan tenang untuk
mengikuti pembelajaran. Apalagi kondisi kekinian telah banyak beredar jajanan
(makanan ringan) untuk anak usia sekolah yang mengandung glukosa yang sangat
banyak sehingga dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh.
Pemerintah
dan penggiat pendidikan perlu mengambil peran lebih dalam hal ini dimana
aktivitas fisik sangat penting dalam masa pertumbuhan dan perkembangan peserta
didik sehingga tujuan dari pembelajarn di sekolah dapat dicapai sesuai dengan indicator
yang diharapkan.
Mantap.
ReplyDelete